Surat Puisi Untuk Nenek


Wajah setiap para ibunya ibu
dia tidak lagi muda
melainkan sudah termakan usia

berhari-hari, berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun
kita bersama, tertawa lepas
membuatku bahagia sepanjang hari

dikau sering mendongengkan aku sebelum tidur.
rela membuang waktu untuk cucu mu ini
hingga terlelap

kelokan kedua bola mata indah memancar darimu nek
yang semakin hari semakin sayu
penyakit yang membuatnmu terbaring
di tempat dimana yang nenek tidak menginginkannya.
ah nenek semoga kau cepat bangkit
berdiri tegak berjalan meratapi takdir kesucian
untuk hari esok yang lebih mencengkam.

nenek..
hadirlah dalam mimpiku..
agar rasa rindu ini terobati...
wahai  burung pengembara sampaikan puisi yang sederhana ini..
kepada neneku..
yang lagi terbaring di rumah sakit

nenek..
puisi sederhana ini ku buat..
untuk menggambarkan betapa aku rindu denganmu...
aku rindu..
dengan nenek..

salam atasku padamu wahai wanita yang melahirkan ibuku.
tidak luput secarik doa yang ku lantunkan kepadamu.
Supaya dikau cepat sembuh nek.

Dari cucu mu yang jauh dari kota halaman
-                  
Krapyak. 4Desember2015

Share this

Berlangganan via email

Related Posts

Previous
Next Post »

Komentar Yang Baik dan Benar!